
Kue Satu adalah kue tradisional Jawa Barat. Biasanya disajikan di acara-acara besar seperti Hari Raya Idul Fitri, khitanan, perkawinan dan lain-lain. Berbahan dasar kacang hijau, kue kering ini rasanya begitu manis dan teksturnya juga lembut. Camilan ini juga sering dijadikan oleh-oleh khas dari kota ini.
Dinamakan Kue Satu karena dalam proses pembuatannya, adonan ini dicetak satu persatu dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari balok kayu dan biasanya berbentuk bunga. Biasanya kue ini berbentuk bulat atau bunga-bunga dengan warna cenderung putih.
Bahan — Bahan :
1 kg Beras Ketan, belum dijadikan tepung.
1/4 gula pasir.
1 gelas air.
Vanili secukupnya.
Langkah — Langkah Membuat Kue Satu Ketan :
Langkah awalnya beras ketan kita bersihkan dari kotoran-kotoran atau debu, kemudian dicuci dan ditiriskan.
Selanjutnya Beras ketan yang sudah bersih kita goreng tanpa menggunakan minyak kelapa di atas wajan dengan panas yang tidak terlalu tinggi agar beras ketan tidak hangus atau gosong.
Kalau beras ketan digoreng kemudian ditumbuk agar beras menjadi tepung.
Kemudian Tepung ketan tersebut diembunkan pada malam hari, kira-kira 2 malam atau lebih supaya dalam pencetakan kuenya tidak hancur.
Nah jika pengembunan dianggap cukup, rebus gula dengan menggunakan panci.
Saatnya kita bikin adonan kue. masukan tepung ketan tersebut ke dalam baskom kemudian air gula, diberi vanili secukupnya. Sebaiknya adonan dibuat 3x supaya tidak mengeras sebelum dicetak.
Jika adonan cake satu rata benar, dimasukan dalam cetakan / tuangkan, lalu ditekan-tekan dengan tangan atau sendok.
Setelah itu ratakan hati-hati dengan menggunakan pisau, sampai hasil cetakan terlihat rapi. Keluarkan, lalu letakan di atas koran, didiamkan selama 1 jam supaya kering betul. beres resep kue satu ini.
Sumber = http://www.boombastis.com









