Posted in indonesia, kuliner, Tradisional

Blendung Jagung sebagai makanan tradisional Indonesia

Makanan khas Indramayu ini biasanya dijual di pasar-pasar atau warung kaki lima. Cara membuatnya juga memerlukan waktu yang cukup lama. 

Memproses jagung biar lunak diperlukan waktu sekitar 4 jam. Itu karena jagung yang digunakan sudah tua.   

Selama melunakkan jagung, tambahkan bumbu kapur sirih, garam, dan air secukupnya, untuk menambah rasa pada jagung. 

Ketika sudah lunak dan dingin, pisahkan jagung yang telah mengembang dari batang jagungnya. Kemudian jagung tersebut disajikan menggunakan daun pisang sebagai piring dan ditaburi dengan parutan kelapa.Bahan :

Bahan :

3 buah jagung manis

100 gr kelapa parut

1/2 sdt garam

Langkah

  1. Kukus jagung bersama dengan kelapa, selama 10 menit  
  2. Pipil jagung yang sudah dikukus, sisihkan  
  3. Campur kelapa yang sudah dikukus dengan garam, aduk rata  
  4. Campurkan kelapa dan jagung, aduk rata

Sumber : https://cookpad.com/

Posted in indonesia, Tradisional

Bubur Merah Putih

Bahan :
250 gr Beras putih
1 liter Santan encer
500 ml Santan kental
2 lbr Daun pandan
1 sdt Garam
200 gr Gula merah (disisir)
1/2 btr Kelapa (parut memanjang)

Cara Memasak :
Masak beras putih dengan santan encer, garam dan daun pandan hingga menjadi bubur.
Tambahkan santan kental, masak sebentar dan angkat.
Bagi bubur jadi dua bagian, yang satu masak kembali dengan gula merah dan aduk rata.
Siapkan piring kecil, tatalah bubur sesuai selera.
Kombinasikan antara merah dan putih, taburkan kelapa parut diatasnya.
Sajikan hangat, cukup untuk 8 orang.

Posted in Kue Kering, Tradisional

Kue Cekeremes Ubi Jalar Tradisional

kali ini kami akan membahas sebuah kue kering tradisional yang dahulu populer ditengah masyarakat, namun sayangnya sekarang kue ini sudah cukup jarang untuk bisa ditemukan kembali. Kue ini adalah apa yang dinamakan dengan kue Kremes yang mungkin apabila anda mengalami masa kecil diera 90-80an mungkin pernah mencicipinya.

Kue ini memiliki bentuk yang sangat unik karena seperti sarang burung yang terdiri dari kumpulan rumput yang dibentuk rapi sehingga juga bisa dibilang seperti kumparan benang wol, namun jangan salah ya karena kue ini bukan berarti terbuat dari rumput maupun benang wol akan tetapi terbuat dari ubi jalar yang dilapisi oleh gula merah. Selain itu sesuai dengan namanya kue ini akan terasa renyah apabila digigit dan memiliki rasa yang manis yang khas dan ada rasa sedikit gurihnya. 

Dahulu kue seperti ini sangat mudah untuk bisa ditemukan diwarung-warung dikampung-kampung maupun pasar tradisional, namun untuk sekarang seperti kita tahu jika warung-warung lebih banyak menjajakan snack-snack dengan kemasan yang lebih menarik. Sehingga kue kering seperti ini seakan-akan juga sudah mulai dilupakan, padahal jika dilihat dari rasanya sebenarnya juga tidak kalah enak dengan kue jaman sekarang, selain itu harganya pun juga terjangkau.

Kue Kremes didaerah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dikenal sebagai kue Carang Emas, sedangkan didaerah Sumatra juga memiliki sebutan lain yaitu kue Sarang Balam. Kue ini memang membuat kita rindu bagi kita yang pernah mencicipinya, namun mungkin juga bisa membuat anda penasaran yang belum pernah sama-sekali merasakannya, sedangkan mungkin dibeberapa daerah sudah sulit untuk bisa menemukannya. Oleh karena itu tentu saja yang terbaik adalah mencoba untuk membuatnya sendiri untuk bernostalgia, selain itu bahan yang dibutuhkan juga tidak banyak, dan bagi anda yang tertarik berikut adalah salah satu resepnya.

Resep Kue Kremes
350 gram ubi jalar, kupas dan bersihkan
100 gram gula merah, disisir
Garam Secukupnya

Cara membuat
1. Ubi yang telah dikupas dan dibersihkan kemudian diiris tipis dan halus
2. Jika sudah rendamlah irisan ubi tersebut pada larutan air garam. Jika sudah kemudian tiriskan
3. Siapkan wajan cekung anti lengket dan panaskan minyak, jika sudah gorenglah ubi hingga setengah matang
4. Masukan gula merah sisir secukupnya, kemudian aduk hingga gula mencair dan tercampur rata dengan ubi
5. Jika sudah ambil adonan secukupnya, kemudian masukan kedalam mangkok dan bentuk bulat-bulat, kemudian dinginkan hingga mengeras. Lakukan hingga semua adonan habis

Sumber : http://kiostips.blogspot.com/

Posted in JAJANAN, KUE BASAH, Tradisional

Mengenal Serabi

Asal muasal serabi

Meski sangat terkenal di Solo dan sekitarnya, tetapi sebenarnya serabi adalah makanan Sunda. Nama serabi atau surabi sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘besar’. Sejak tahun 1920-an, serabi menjadi jajanan pasar yang cukup terkenal.

Serabi yang masih tradisional umumnya disajikan dengan gula Jawa dan santan. Tetapi, sekarang banyak sekali yang mengembangkan serabi menjadi panganan aneka rasa. Serabi bisa dihidangkan dengan aneka pilihan topping seperti mayonais, ayam, daging, cokelat, dan lain-lain.

Serabi paling terkenal di Solo

Para penjual serabi paling terkenal di kota Solo sejak lama, misalnya serabi Notosuman yang berdiri sejak 1923. Penjualnya lebih dari satu, namun sama-sama berasal dari sebuah daerah di Solo bernama Notokusuman, tetapi disingkat penyebutannya menjadi Notosuman.

Di daerah ini, pembuatan serabi secara tradisional masih dipertahankan dan pengunjung dipersilakan untuk melihat prosesnya. Adonan akan dimasukkan ke dalam wajan, kemudian ditutup serta dimasak dengan arang selama beberapa menit saja.

Juga terdapat di beberapa daerah Pulau Sumatera

Serabi juga diketahui ada di beberapa tempat di Sumatera seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Serabi yang paling diminati di Sumatera adalah serabi dengan topping durian. Selain itu, masyarakat Betawi juga diketahui akrab dengan jajanan yang satu ini.

Cara Membuat Jajanan Serabi

Bahan membuat kue serabi

  • 200 grm tepung beras
  • 150 grm kelapa parut (usahakan masih fress)
  • 500 ml santan kelapa
  • 50 ml air perasan daun suji, bila perlu silakan tambahkan sedikit pewarna
  • ½ sdt garam halus

Bahan membuat kuah kinca

  • 120 grm gula merah, sisir halus
  • 100 ml santan kelapa kental
  • 3 lembar daun pandan, potong jadi 2 bagian
  • ½ sdt garam halus
  • 20 grm gula pasir

Cara Membuat Kue Serabi Enak Dari Tepung Beras

  1. Siapkan wadah besar, untuk mencampur tepung terigu, kelapa parut, dan sedikit garam, aduk bahan hingga tercampur
  2. Tuangkan air santan ke dalam bahan adonan tadi secara perlahan, sambil adonan di aduk hingga sedikit cair
  3. Tambahkan air perasan daun suji untuk menghasilkan warna adonan yang berwarna hijau, aduk lagi sampai rata
  4. Nah, bila adonan sudah jadi silakan anda panaskan cetakan serabi yang sudah disiapkan
  5. Kemudian tuangkan setiap 1 sendok sayur adonan, ke dalam cetakan tanah liat, lalu tutup
  6. Bila sekiranya sudah matang, biasanya 3 menit, angkat kue serabi dan simpan dalam piring saji

Membuat kuah kinca

  1. Untuk membuat kinca, kita rebus air santan kelapa dan daun pandan hingga sedikit mendidih
  2. Kemudian tambahkan irisan gula merah, gula pasir dan sedikit garam
  3. Aduk semua bahan kuah hingga larut dan mendidih
  4. Angkat kuah santan lalu tuangkan dengan kue serabi yang sudah disiapkan
  5. Kue serabi manis sederhana enak siap untuk disajikan.

Sumber : https://bobo.grid.id/

Sumber : https://resepdanmasakan.com/

Posted in KUE BASAH, MAKANAN, Tradisional

Kue Putu dengan Parutan Kelapa

Kue putu memang jadi makanan tradisional dari Jawa yang tak ada matinya. Teksturnya yang empuk dan bagian dalamnya yang manis pasti membuatmu ketagihan.

Bahan-bahan

Resep Kue Putu, Kudapan Manis Bertabur Kelapa Khas Jawa
  • 400 gram tepung beras
  • 150 gram kelapa parut (pilih kelapa yang tak terlalu tua atau terlalu muda)
  • 150 gram gula merah (sisir halus)
  • Air (secukupnya)
  • Garam (secukupnya, 1 sdt)
  • 1 lembar daun pandan
  • Cetakan bambu (diameternya 3 sampai 5 cm)
  • Daun pisang (secukupnya)

Cara membuat

Resep Kue Putu, Kudapan Manis Bertabur Kelapa Khas Jawa
  • Didihkan air di dalam panci. Masukkan garam dan daun pandan lalu aduk sebentar. Aduk-aduk hingga garam larut dan aroma daun pandan wangi. Rebus hingga airnya hangat lalu matikan api.
  • Siapkan wadah lain untuk mengaduk adonan. Tuang tepung beras di dalamnya. Tuang sedikit demi sedikit air yang telah dihangatkan sebelumnya. Sambil menuang air, aduk adonan hingga tepung membentuk butiran-butiran halus.
  • Jika adonan sudah jadi butiran halus, masukkan adonan ke dalam cetakan bambu. Masukkan hingga cetakan terisi setengahnya. Selanjutnya, masukkan pula gula merah yang telah disisir halus. Tutup atasnya dengan sedikit adonan lagi.
  • Selanjutnya, siapkan dandang untuk mengukus kue putu. Kukus selama 10 menit. Sambil menunggu kue putu matang, siapkan loyang atau piring yang telah dilapisi dengan daun pisang.
  • Angkat kue putu yang telah matang lalu sajikan. Jangan lupa untuk menaburi kue putu dengan parutan kelapa. Segera nikmati selagi hangat dengan secangkir kopi atau teh.

Sumber : https://www.idntimes.com

Posted in Cemilan, Tradisional

Kue Keciput

Kue Keciput adalah salah satu kue dengan bentuk bulat dan banyak terbaluti wijen dipermukaanya. Sekilas memang cukup mirip dengan onde-onde, namun memang keduanya memiliki perbedaan yang terletak pada tekstur kue. Untuk onde termasuk kue basah yang teksturnya empuk dan untuk kue keciput termasuk kue kering yang teksturnya renyah. Kue keciput juga memiliki citarasa yang manis dan asin.

Umumnya memang kue ini paling cocok dijadikan sebagai menu cemilan saat santai. Terlebih lagi bila anggota keluarga anda doyan  ngemil sehingga akan sangat mengincar kue keciput ini. 

Bahan yang dibutuhkan :

  • tepung terigu 250 gram ( protein sedang )
  • telur ayam 1 butir
  • cokelat bubuk 30 gram
  • gula pasir 3 sendok makan
  • garam dapur ½ sendok teh
  • baking powder 1 sendok teh
  • Minyak secukupnya ( untuk menggoreng )
  • Wijen 150 gram

Cara membuat Kue Keciput :

  1. Ambi satu wadah kemudian masukkan gula pasir dan telur ayam kedalamnya.
  2. Selanjutnya kocok dengan menggunakan mixer hingga gula larut.
  3. Dalam wadah yang berbeda masukkan tepung terigu, coklat bubuk, garam dapur dan baking powder aduk – aduk hingga tercampur rata.
  4. Tambahkan kocokan telur ayam dan gula pasir aduk hingga merata dan uleni dengan menggunakan tangan hingga kalis.
  5. Setelah itu ambil adonan secukupnya kemudian bentuk adonan menjadi bulatan kecil.
  6. Kemudian gulung – gulingkan diatas wadah yang berisi wijen hingga tertutup sempurna oleh wijen.
  7. Terus lakukan seperti itu hingga adonan habis tak tersisa.
  8. Panaskan minyak secukupnya kemudian masukkan adonan yang telah dibentuk dan goreng hingga berubah warna menjadi kuninh kecoklatan dan kering.
  9. Angkat, tiriskan dan biarkan dingin didalam suhu ruangan.
  10. Masukkan kedalam wadah yang kedap udara agar tetap renyah dan hidangkan.

Sumber : http://www.resepkuerenyah.com

Posted in JAJANAN, Kue Lebaran, Tradisional

Jajanan Kuping Gajah

Cemilan kue kering satu ini mempunya nama yang cukup ekstrem, tetapi kalau anda sudah merasakannya pasti akan ketagihan. Ya, salah satu variasi kue kering lebaran ini mempunyai nama Kue Kuping Gajah.

Sebenarnya, tidak ada yang tahu pasti kenapa kue kering ini diberi nama yang cukup ekstrem. Tetapi melihat dari bentuknya, kemungkinan besar karena bentuk fisik nya yang agak lebar menyerupai kuping salah satu hewan darat terbesar itu. Ada banyak variasi dari resep kue kering ini, seperti Resep Kuping Gajah NCC atau resep kue kuping gajah rainbow, tetapi nanti kita akan fokus untuk membuat kuping gajah yang standart yang banyak di jumpai saat Lebaran nanti, yaitu kue yang mempunyai 2 corak warna.

Seperti resep resep kue kering lebaran lainnya, Kuping gajah juga menggunakan bahan baku tepung terigu sebagai bahan utamanya. Selain itu mentega, gula halus dan telur juga haris dipersiapkan. Mungkin yang agak berbeda adalah santan asli yang harus dipersiapkan untuk membuat kue ini terasa manis dan gurih. Untuk cara membuatnya juga toak terlalu sulit. Mungkin tips yang harus diperhatikan dalam proses pembuatannya adalah proses pemasukan adonan ke dalam lemari pendingn selama beberapa saat sebelum di giling dan dibentuk. Selain itu, untuk menghindari lapisan coklat dan lapisan putihnya terlepas saat menggoreng, teman teman harus menekan kuat saat menggulung adoanannya. Selain itu gulungannya harus dilapisi air sedikit.

Bahan – bahan :

  1. Bahan utama yang harus dieprsiapkan adalah Tepung terigu protein sedang sebanyak 300 gram. Ayak terlebih dahulu supaya halus.
  2. Gula pasi Bubuk atau gula halus sebanyak 80 gram.
  3. Santan Asli dari buah kelapa sebanyak 75-80 ml. Masak santan terlebih dahulu sampai matang. Diaduk terus selama proses pemasakan supaya Santan tidak pecah.
  4. Telur Ayam ukuran besar sejumlah 1 butir.
  5. Garam dapur beryodium sebanyak setengah sendok teh kecil dan vanila secukupnya (atau kurang lebih seperempat sendok kecil).
  6. Mentega sebanyak 2 sendok besar atau sendok makan.
  7. Satu sampai satu setengah sendok makan coklat bubuk atau coklat pasta.
  8. Air matang kalau diperlukan.
  9. Minyak Goreng secukupnya untuk menggoreng.

Cara membuat Resep Kue Kuping Gajah

  1. Ambil satu wadah cukup besar. Masukkan tepung terigu yang sudah di ayak, garam dapur, vanila dan 2 sendok mentega. Campur semua bahan sampai rata.
  2. Masukkan Telur Ayam nya. Aduk kembali sampai rata.
  3. Masukkan santan sedikit demi sedikit sampai habis ke dalam adonan sambil tetap diaduk terus sampai rata. Pastikan semua bahan tercampur sempurna dan kalis. Kalu perlu, bisa ditambahkan sedikit air matang.
  4. Ambil seperempat adonan yang sudah kalis diatas dan masukkan coklat pasta atau coklat bubuknya. Aduk sampai adonan berwarna coklat.
  5. Gilas, giling dan pipihkan adonan tanpa coklat (3/4 adonan) terlebih dahulu. Lakukan langkah yang sama dengan adonan coklat nya.
  6. Taruh adonan coklat di atas adonan biasanya. Tekan dan gulung sampai melekat dan padat dan adonan berbentuk seperti silender untuk memudahkan proses pembetukannya nanti.
  7. Simpan adonan silinder yang sudah tercampur di atas ke dalam kulkas atau lemari pendingin (kurang lebih 1 1/2 sampai 2 jam).
  8. Potong adonan tipis tipis dan giling lagi sampai pipih dan tipis.
  9. Panaskan wajan dengan api sedang dan isi dengan minyak smpai setengahnya. Masukkan adonan Kue Kuping Gajah di atas sedikit demi sedikit. Goreng matang dan warnanya agak kecoklatan.

Sumber : http://resepcaramemasak.info