Bahan :
1. Kates / pepaya mentah ukuran sedang 2 buah.
2. Gula pasir 1kg
3. Pewarna makanan (sesuai selera)
4. Kapur sirih 1 sdm + air 2 gelas belimbing
5. Air bersih
Cara membuat : 1. Kupas pepaya mentah, buang bijinya, cuci bersih. 2. Potong-potong pepaya, rendam dengan air bersih sampai permukaan irisan pepaya terendam, tambahkan air kapur sirih. 3. Rendam pepaya minimal 2jam. 4. Cuci dengan air bersih 5. Panaskan gula + air 2 gelas belimbing + pewarna makanan. Tunggu hingga mendidih. 6. Masukan pepaya yang sudah dicuci, aduk-aduk sampai gula mengering.
Kue Wajik mungkin memang tidak terlalu terkenal dan dikenal oleh anak anak, tetapi sebenarnya kalau mereka sudah merasakan kelezatannya, pasti akan ketagihan. Seiring dengan perkembangan jaman, ada beberapa macam variasi resep kue tradisional ini, seperti resep wajik nangka, wajik hijau yang berasal dari ekstrakan daun pandan, resep wajik ketan hitam dan yang lainnya.
Walaupun cara bikin wajik cukup sederhana, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya hasil jadinya nanti sempurna dan enak. Sebaiknya gunakan buah kelapa dan jangan menggunakan santan instan yang banyak dijual di toko kelontong supaya hasilnya lebih enak dan legit. Seperti Resep Wajik Ketan yang lain, kali ini teman teman harus menggunakan dan memilih tepung beras ketan kualitas yang baik dan tidak berbau apek supaya hasilnya juga lezat dan enak. Karena resep kue wajik kali ini juga menggunakan santan yang direbus bersama dengan bahan bahan lain, jangan lupa tetap mengaduk santan supaya tidak pecah dan hasilnya sempurna.
Bahan bahan Resep Wajik Ketan Manis Gula Merah
Seperti namanya, kue wajik membutuhkan bahan utama berupa 500 gram beras ketan kualitas bagus yang utuh dan tidak patah patah. Gunakan beras ketan yang masih bagus dan tidak bau apek.
Buah kelapa ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 1 buah. Parut daging kelapanya dan peras buat santan kurang lebih sebanyak 700 gram.
Gula pasir putih kurang lebih sebanyak 90-105 gram saja. Bisa juga menggunakan gula yang berwarna agak kekuningan asalkan bersih dari kotoran.
Gula merah jawa kualitas bagus kurang lebih sebanyak 200 gram untuk memberikan aroma dan rasa manis alami di kue wajik ketannya. Potong menyamping atau sisir sisir gulanya sampai halus supaya mudah saat proses membuat wajik nya nanti. Komposisi gula merah jawa bisa ditambahkan kalau suka manis dan ingin membuat wajik dengan warna lebih coklat tua.
Daun pandan segar ukuran sedang besar kurang lebih sebnayak 4 lembar saja untuk menambah aroma. Jangan lupa cuci bersih terlebih dahulu sebelum digunakan.
Minyak goreng baru secukupnya untuk mengolesi loyang yang akan digunakan dan pisau untuk memotong supaya tidak lengket.
Daun pisang segar secukupnya. Cuci terlebih dahulu lalu keringkan sebelum dipakai untuk alas loyangnya.
Cara Membuat Wajik Ketan Enak Sederhana
Langkah pertama adalah cuci beras ketan yang sudah dipersiapkan
sampai benar benar bersih. Cara mencucinya seperti mencuci beras untuk
memasak nasi pada umumnya.
Siapkan kukusan dengan api sedang dan beri air secukupnya. Masukkan
beras ketan yang sudah dicuci diatas kedalamnya dan kukus sampai
setengah matang atau kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 22-30 menit
lalu angkat dari kompor (tergantung banyaknya beras yang dipakai,
dandang kukusan, api kompor dan air yang digunakan). Sesekali percikan
air di atas beras ketan supaya tidak kering dan kelembabannya terjaga.
Ambil panci buat rebusan yang ukurannya agak besar dan hidupkan dengan api sedang.
Masukkan santan yang sudah dipersiapkan diatas dan gula pasir nya. Aduk aduk sampai gula pasir larut sempurna.
Masukkan gula jawa yang sudah disisir halus lalu aduk aduk lagi sampai gula merah larut.
Karena biasanya gula merah itu mengeluarkan kotoran, setelah gula
merah larut maka angkat dulu lalu saring sampai bersih. Baru kemudian
direbus lagi dengan api sedang.
Masukkan daun pandan yang sudah dicuci bersih sebelumnya. Sebaiknya
daun pandan dibuat simpul atau diikat terlebih dahulu supaya mudah
dimasukkan ke dalam panci. Aduk aduk kembali sampai campuran santan
dengan bahan lainnya ini kelihatan berminyak dan kental.
Ambil beras ketan yang sudah dikukus tadi dan tuang sedikit demi sedikit ke dalam adonan santan diatas.
Tetap diaduk aduk supaya beras ketan dan bahan lainnya tercampur
sempurna dan larutannya kelihatan berkurang dan beras ketannya matang.
Siapkan loyang atau wadah cetakan plastik lainnya juga boleh.
Ambil daun pisang yang sudah dibersihkan terlebih dahulu dan tarus
sebagai alas di cetakannya. Beri dan lapisi dengan sedikit minyak supaya
tidak lengket. Tuang adonan kue wajik yang sudah matang diatas ke
dalamnya lalu ratakan.
Kue putu memang jadi makanan tradisional dari Jawa yang tak ada matinya. Teksturnya yang empuk dan bagian dalamnya yang manis pasti membuatmu ketagihan.
Bahan-bahan
400 gram tepung beras
150 gram kelapa parut (pilih kelapa yang tak terlalu tua atau terlalu muda)
150 gram gula merah (sisir halus)
Air (secukupnya)
Garam (secukupnya, 1 sdt)
1 lembar daun pandan
Cetakan bambu (diameternya 3 sampai 5 cm)
Daun pisang (secukupnya)
Cara membuat
Didihkan
air di dalam panci. Masukkan garam dan daun pandan lalu aduk sebentar.
Aduk-aduk hingga garam larut dan aroma daun pandan wangi. Rebus hingga
airnya hangat lalu matikan api.
Siapkan wadah lain untuk
mengaduk adonan. Tuang tepung beras di dalamnya. Tuang sedikit demi
sedikit air yang telah dihangatkan sebelumnya. Sambil menuang air, aduk
adonan hingga tepung membentuk butiran-butiran halus.
Jika
adonan sudah jadi butiran halus, masukkan adonan ke dalam cetakan bambu.
Masukkan hingga cetakan terisi setengahnya. Selanjutnya, masukkan pula
gula merah yang telah disisir halus. Tutup atasnya dengan sedikit adonan
lagi.
Selanjutnya, siapkan dandang untuk mengukus kue putu.
Kukus selama 10 menit. Sambil menunggu kue putu matang, siapkan loyang
atau piring yang telah dilapisi dengan daun pisang.
Angkat kue
putu yang telah matang lalu sajikan. Jangan lupa untuk menaburi kue putu
dengan parutan kelapa. Segera nikmati selagi hangat dengan secangkir
kopi atau teh.
Kue Keciput adalah salah satu kue dengan bentuk bulat dan banyak
terbaluti wijen dipermukaanya. Sekilas memang cukup mirip dengan
onde-onde, namun memang keduanya memiliki perbedaan yang terletak pada
tekstur kue. Untuk onde termasuk kue basah yang teksturnya empuk dan
untuk kue keciput termasuk kue kering yang teksturnya renyah. Kue
keciput juga memiliki citarasa yang manis dan asin.
Umumnya memang kue ini paling cocok dijadikan sebagai menu cemilan saat santai. Terlebih lagi bila anggota keluarga anda doyan ngemil sehingga akan sangat mengincar kue keciput ini.
Bahan yang dibutuhkan :
tepung terigu 250 gram ( protein sedang )
telur ayam 1 butir
cokelat bubuk 30 gram
gula pasir 3 sendok makan
garam dapur ½ sendok teh
baking powder 1 sendok teh
Minyak secukupnya ( untuk menggoreng )
Wijen 150 gram
Cara membuat Kue Keciput :
Ambi satu wadah kemudian masukkan gula pasir dan telur ayam kedalamnya.
Selanjutnya kocok dengan menggunakan mixer hingga gula larut.
Dalam wadah yang berbeda masukkan tepung terigu, coklat bubuk, garam dapur dan baking powder aduk – aduk hingga tercampur rata.
Tambahkan kocokan telur ayam dan gula pasir aduk hingga merata dan uleni dengan menggunakan tangan hingga kalis.
Setelah itu ambil adonan secukupnya kemudian bentuk adonan menjadi bulatan kecil.
Kemudian gulung – gulingkan diatas wadah yang berisi wijen hingga tertutup sempurna oleh wijen.
Terus lakukan seperti itu hingga adonan habis tak tersisa.
Panaskan minyak secukupnya kemudian masukkan adonan yang telah dibentuk dan goreng hingga berubah warna menjadi kuninh kecoklatan dan kering.
Angkat, tiriskan dan biarkan dingin didalam suhu ruangan.
Masukkan kedalam wadah yang kedap udara agar tetap renyah dan hidangkan.
Cemilan kue kering satu ini mempunya nama yang cukup ekstrem, tetapi kalau anda sudah merasakannya pasti akan ketagihan. Ya, salah satu variasi kue kering lebaran ini mempunyai nama Kue Kuping Gajah.
Sebenarnya, tidak ada yang tahu pasti kenapa kue kering ini diberi nama yang cukup ekstrem. Tetapi melihat dari bentuknya, kemungkinan besar karena bentuk fisik nya yang agak lebar menyerupai kuping salah satu hewan darat terbesar itu. Ada banyak variasi dari resep kue kering ini, seperti Resep Kuping Gajah NCC atau resep kue kuping gajah rainbow, tetapi nanti kita akan fokus untuk membuat kuping gajah yang standart yang banyak di jumpai saat Lebaran nanti, yaitu kue yang mempunyai 2 corak warna.
Seperti resep resep kue kering lebaran lainnya, Kuping gajah juga menggunakan bahan baku tepung terigu sebagai bahan utamanya. Selain itu mentega, gula halus dan telur juga haris dipersiapkan. Mungkin yang agak berbeda adalah santan asli yang harus dipersiapkan untuk membuat kue ini terasa manis dan gurih. Untuk cara membuatnya juga toak terlalu sulit. Mungkin tips yang harus diperhatikan dalam proses pembuatannya adalah proses pemasukan adonan ke dalam lemari pendingn selama beberapa saat sebelum di giling dan dibentuk. Selain itu, untuk menghindari lapisan coklat dan lapisan putihnya terlepas saat menggoreng, teman teman harus menekan kuat saat menggulung adoanannya. Selain itu gulungannya harus dilapisi air sedikit.
Bahan – bahan :
Bahan utama yang harus dieprsiapkan adalah Tepung terigu protein sedang sebanyak 300 gram. Ayak terlebih dahulu supaya halus.
Gula pasi Bubuk atau gula halus sebanyak 80 gram.
Santan Asli dari buah kelapa sebanyak 75-80 ml. Masak santan
terlebih dahulu sampai matang. Diaduk terus selama proses pemasakan
supaya Santan tidak pecah.
Telur Ayam ukuran besar sejumlah 1 butir.
Garam dapur beryodium sebanyak setengah sendok teh kecil dan vanila secukupnya (atau kurang lebih seperempat sendok kecil).
Mentega sebanyak 2 sendok besar atau sendok makan.
Satu sampai satu setengah sendok makan coklat bubuk atau coklat pasta.
Air matang kalau diperlukan.
Minyak Goreng secukupnya untuk menggoreng.
Cara membuat Resep Kue Kuping Gajah
Ambil satu wadah cukup besar. Masukkan tepung terigu yang sudah di
ayak, garam dapur, vanila dan 2 sendok mentega. Campur semua bahan
sampai rata.
Masukkan Telur Ayam nya. Aduk kembali sampai rata.
Masukkan santan sedikit demi sedikit sampai habis ke dalam adonan
sambil tetap diaduk terus sampai rata. Pastikan semua bahan tercampur
sempurna dan kalis. Kalu perlu, bisa ditambahkan sedikit air matang.
Ambil seperempat adonan yang sudah kalis diatas dan masukkan coklat
pasta atau coklat bubuknya. Aduk sampai adonan berwarna coklat.
Gilas, giling dan pipihkan adonan tanpa coklat (3/4 adonan) terlebih dahulu. Lakukan langkah yang sama dengan adonan coklat nya.
Taruh adonan coklat di atas adonan biasanya. Tekan dan gulung sampai
melekat dan padat dan adonan berbentuk seperti silender untuk
memudahkan proses pembetukannya nanti.
Simpan adonan silinder yang sudah tercampur di atas ke dalam kulkas atau lemari pendingin (kurang lebih 1 1/2 sampai 2 jam).
Potong adonan tipis tipis dan giling lagi sampai pipih dan tipis.
Panaskan wajan dengan api sedang dan isi dengan minyak smpai
setengahnya. Masukkan adonan Kue Kuping Gajah di atas sedikit demi
sedikit. Goreng matang dan warnanya agak kecoklatan.
Kue lumpur merupakan salah satu jajanan pasar yang cukup banyak disukai. Teksturnya lembut dengan rasa manis tak berlebihan. Selain rasa original, ada juga variasi kue lumpur bercitarasa unik seperti talas.
Dalam deretan kue basah yang dijajakan penjual kue, selalu tampak kue berbentuk bulat pipih. Warnanya putih kekuningan dengan selipan kismis di bagian tengah.
Tak jelas dari mana munculnya nama kue lumpur. Ada yang mengatakan karena adonan agak lembek dan lembut seperti lumpur. Meski begitu, tak ada saus gelap yang membuat kue mirip lumpur.
Kue lumpur memiliki citarasa manis gurih karena adanya pemakaian santan. Saat digigit, kue ini lembut creamy membelai lidah.
Adonan kue lumpur umumnya terbuat dari santan, margarin, terigu, gula, telur, vanili dan baking powder. Setelah diaduk rata, adonan dituang dalam cetakan yang hampir mirip cara bikang. Kemudian kue lumpur dimasak hingga matang. Agar makin kaya rasa, kue lumpur bisa diberi topping sesuai selera.
Saat ini kue lumpur tak hanya tersedia dalam rasa asli. Ada juga varian menarik, baik sebagai campuran adonan atau topping. Selain kismis dan kelapa muda, topping pisang, kenari hingga almond bisa ditambahkan pada kue lumpur.
Kue lumpur memang termasuk penganan yang mudah dimodifikasi. Akan tetapi variasinya tak berlebihan dan masih wajar.
Di sana ada kue lumpur berukuran tak terlalu besar yang dibuat dengan cetakan antilengket. Adonan kue lumpur diberi campuran rasa talas, pandan, labu kuning, atau nangka. Warnanya jadi hijau, ungu dan kuning. Toppingnya sederhana saja seperti santan dan kismis. Uniknya tempat ini justru tak menjual kue lumpur rasa original.
Meski terdapat tambahan rasa lain, namun tak begitu mengubah ciri khas rasa kue lumpur. Tetap lembut dan legit. Bedanya, aroma kue jadi lebih harum.
Onde-onde adalah makanan tradisional yang bentuknya bulat dimana di bagian luarnya terasa kenyal dan di dalamnya terdapat campuran kacang hijau dan gula merah. Makanan satu ini merupakan makanan tradisional yang terkenal di Indonesia dan biasanya banyak kita jumpai di pasar tradisional. Salah satunya adalah di Mojokerto, Jawa Timur yang menjadikan Onde-onde ini sebagai makanan tradisional dan oleh – oleh khas di sana.
Asal Usul Onde-onde Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, Onde-onde ini awalnya berasal dari Negeri Tiongkok. Kemudian dibawa ke Indonesia pada masa Kerajaan Majapahit oleh laksamana dari Negeri Tiongkok yang berkunjung ke Kerajaan Majapahit. Hingga akhirnya makanan ini sering disajikan sebagai menu kue di istana dan mulai berkembang dimasyarakat majapahit pada saat itu.
Pada awalnya Onde-onde yang dibawa dari Negeri Tiongkok itu berbeda dengan Onde-onde yang ada di Indonesia saat ini. Awalnya Onde-onde ini hanya berisi pasta gula merah saja dan rasanya manis. Namun di Indonesia sendiri Onde-onde ini kemudian dimodifikasi dengan penambahan kacang hijau sehingga memiliki rasa yang sedikit gurih dan cocok dengan lidah orang Indonesia.
Pengolahan Onde-onde Onde-onde ini terbuat dari campuran kacang hijau dan gula merah dan dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung ketan dan taburan wijen. Dalam proses pengolahannya, pertama kacang hijau dikukus dan dihaluskan. Lalu dimasak dan dicampur dengan campuran gula hingga adonan rata dan dapat di bentuk bulat. Kemudian dibungkus dengan kulit yang terbuat dari campuran tepung ketan dan dilumuri dengan wijen. Setelah itu kemudian digoreng dalam minyak yang banyak dengan api sedang hingga matang dan berwarna kecoklatan.
Berikut Resep Membuat Onde-Onde
Bahan
500 gram tepung beras ketan
250 gram gula pasir
75 gram tepung beras
150 ml air hangat
Garam (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
200 gram wijen
Minyak goreng (secukupnya)
Bahan Untuk Isian
250 gram kacang hijau kupas
100 gram gula pasir
Garam (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)
Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)
Cara Membuat Isian
Rendam kacang hijau yang telah dikupas selama 4 sampai 5 jam setelah itu cuci bersih dan bilas.
Kukus kacang hijau sampai empuk lalu tumbuk atau haluskan hingga halus.
Campur kacang hijau halus bersama gula, garam dan vanili sampai semua bahan menyatu. Uleni dan bulatkan kecil-kecil untuk dijadikan isi onde-onde.
Cara Membuat Onde-Onde
Campur tepung beras ketan, tepung beras, garam, gula dan vanili jadi satu lalu uleni hingga adonan kalis.
Ambil adonan secukupnya lalu pipihkan dan buat cekungan untuk tempat isian.
Bulatkan adonan dan pastikan onde-onde terbentuk sempurna.
Setelah onde-onde jadi, celupkan onde-onde ke dalam air dingin lalu gulingkan onde-onde ke atas wijen yang telah diletakkan di piring sampai rata.
Panaskan minyak dan segera goreng onde-onde hingga warnanya menjadi kuning kecokelatan dan kulit bagian luar kering.
Angkat onde-onde setelah matang lalu sajikan pada keluarga tercinta selagi masih hangat.
Ayam penyet disajikan dalam wadah beralas daun pisang. Lengkap dengan lalapan segar berupa daun selada dan lembaran mentimun. Ayam gorengnya sendiri berukuran lumayan besar, lengkap dengan ‘selimut’ sambal rawit di atasnya.
Nyamm! Ayamnya begitu empuk dan gurih. Dagingnya yang sudah dipenyet begitu tipis, tidak berlemak dan sedikit liat khas ayam kampung.
ayam yang digunakan ternyata ayam negeri pejantan. Jenis ayam ini memang terkenal akan rasa dan teksturnya yang mirip ayam kampung.
Sementara balutan sambal rawitnya begitu royal hingga menutupi hampir seluruh permukaan ayam. Huahhh! Rasa pedasnya benar-benar menonjok!
Sambal rupanya dibuat dari cabai rawit merah. Bahkan masih nampak tangkai cabai dalam ulekan sambal yang kasar. Agaknya sambal memang hanya dibuat dari cabai rawit dan sedikit garam sehingga rasa pedasnya amat kuat. Enak dilahap dengan nasi hangat pulen
Ayam bakar bertekstur sedikit liat dengan balutan rasa manis. Tak nampak balutan kecap yang berlebihan pada ayam bakar ini karena permukaannya cenderung kering dengan totol-totol bakaran.
Berikut Resep Membuat Ayam Penyet Sambal Goreng Pedas
Sate klopo jadi kuliner wajib saat berkunjung ke Surabaya. Di rumah makan ini ada sate klopo istimewa yang racikannya tak berubah sejak 68 tahun lalu.
Menyebut sate klopo di Surabaya tak bisa meninggalkan Sate Klopo Ondomohen racikan Bu Asih Soedarmi. Sejak tahun 1945, ibu mertua Bu Asih sudah berjualan sate klopo di Jalan Ondomohen yang kini berganti nama menjadi Jalan Walikota Mustajab.
Dibanding sate lain, sate klopo unik karena menggunakan kelapa atau klopo dalam pembuatannya. Tusukan daging sapi atau ayam dibaluri bumbu kelapa parut gurih saat dibakar. Pelengkapnya berupa serundeng yang juga terbuat dari kelapa.
Sate Sapi Klopo (Rp 25.000) berisi 10 tusuk. Nampak potongan daging sapi yang lebar dan tebal ‘diselimuti’ serpihan parutan kelapa. Beberapa bagian juga agak gosong akibat proses bakaran.
Sate ini disajikan di atas bumbu kacang dan kecap. Dilengkapi irisan bawang merah, potongan cabai rawit, dan serundeng di sisiannya. Sementara pendamping lontong (Rp 3.000) disajikan dalam mangkuk terpisah.
Nyamm! Daging sapinya terasa empuk meski sedikit sulit digigit dari tusukkannya. Teksturnya tebal sehingga bisa puaskan selera pencinta daging sapi. Sementara parutan kelapa memberi sensasi gurih khas pada sate ini.
Selain sate sapi, ada juga Sate Ayam Klopo (Rp 18.000) untuk pencinta daging ayam. Seluruh potongan sate terdiri dari daging ayam, tanpa kulit atau tetelan, sehingga rasanya padat dan empuk. Berpadu enak juga dengan bumbu kacangnya.
Sate Klopo Ondomohen Bu Asih Jalan Walikota Mustajab Nomor 36 Surabaya Jam buka: 06.30 pagi-11 malam
Minuman ini diolah dan dipadukan dengan bahan-bahan lainnya yang mampu menggoda mata yang melihatnya supaya tertarik dan segera mencicipi minuman segar ini, apalagi bila anda sedang dalam perjalanan yang sangat melelahkan dan cuaca sangat panas dan tidak mendukung, akan sangat cocok sekali mencoba minuman yang satu ini. Agar anda semakin penasaran anda langsung saja mencoba membuatnya sendiri dan bandingkan apa yang membedakan minuman es buto ijo ini dengan minuman pada umumnya, untuk itu kami menyediakan resep dan panduan pembuatannya, jadi anda tidak akan kerepotan bila ingin membuatnya.
Resep Membuat Es Buto Ijo Spesial Asli Kediri
Bahan-bahan utama membuat es buto ijo khas kediri
150 ml sirup kental spesial rasa melon
150 gr kacang hijau, rebus dahulu sampai empuk
150 gr daging kelapa muda, kerok secara memanjang
150 gr nata de coco siap saji
150 gr kolang-kaling jadi, iris tipis-tipis
4 sdm sagu mutiara siap saji, masak terlebihdulu
3 sdm biji selasih
½ kaleng susu kental manis, pakai warna putih
1 balok es batu, serut hingga halus
Cara Membuat Es Buto Ijo Spesial Asli Kediri
Simpan semua bahan olahan es campur kedalam sebuah wadah yang telah disiapkan, seperti rebusan kacang hijau, nata de coco, kolang-kaling, sagu mutiara, biji selasih dan kerokan daging kelapa
Aduk dan campurkan semua bahan tersebut hingga benar-benar tercampur rata
Masukan serutan es batu kedalam wadah yang sudah berisi bahan es campur tadi
Tambahkan sirup spesial rasa melon di atsa serutan es yang telah di masukan
Kemudian tambahkan juga lumeran susu kental putih di atasnya
Es buto ijo khas kediri pun siap untuk di hidangkan.