Kuliner rsatu ini selalu mengingatkan akan Ibu Kota Sulawesi Utara yang merupakan pusatnya Klappertaart Indonesia.
Nah, bagi kamu yang belum smepat berkunjung atau yang kangen ingin makan klapertart tak perlu risau guys, kamu bisa buat sendiri di rumah kok.
Bahannya sendiri mudah didapat kok, yang jelas Klappertaart rendah kalori dan sangat cocok bagi orang-orang yang sedang menjalani program diet karena Klappertaartt biasa memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi.
Meski sedikit rumit, tapi akan menghasilkan cita rasa yang khas Kota Manado dengan rasa manis yang pas, gurih dan lumer saat masih dalam gigitan pertama.
Bahan-Bahan :
Tepung terigu sebanyak 125 gram (protein sedang)
Gula pasir sebanyak 175 gram, haluskan
Susu bubuk sebanyak 50 gram (merek apapun)
Air kelapa sekitar 500 – 600 ml (jika ingin tekstur lembut), dan 300 – 400 ml (bila ingin tekstur kental)
Kuning telur sebanyak 4 butir
Margarin cukup sebanyak 100 gram, lelehkan
Garam sebanyak 1/4 sendok teh
Pasta vanilla/vanilli sekitar 1/2 sendok teh
Bahan II:
Kismis sebanyak 30 gram
Kenari kacang almond panggang 30 gram
Kelapa muda (daging lembut) sebanyak 3 butir, kerok dagingnya
Bahan toping:
Gula pasir sebanyak 50 gram
Putih telur dari 3 butir
Garam sekitar 1/4 sendok teh
Cream of tartar sebanyak 1/2 sendok teh
Kayu manis bubuk (untuk taburan) secukupnya Kismis seperlunya
Cara Membuat:
Langkah pertama campurkan bahan-bahan 1 dalam sebuah wadah dan aduk-aduk hingga tercampur secara merata. Apabila sudah tercampur secara merata, saring campuran tersebut.
Setelah itu siapkan panci rebus untuk memasak adonan bahan I tadi. Masak adonan tersebut hingga mengental secara sempurna.
Setelah mengental tambahkan air kelapa muda, kenari, dan kismis ke dalamnya. Aduk-aduk kembali hingga tercampur mereta dan kental. Namun jika terlalu kental, Anda bisa mengencerkan dengan menambah sedikit demi sedikit air kelapa.
Dalam wadah yang berbeda, kocoklah putih telur bersama dengan gula, cream of tartar, dan garam hingga kaku. Sisihkan terlebih dahulu.
Tuang adonan yang telah kita buah sebelumnya dalam sebuah cetakan berbahan dasar alumunium foil. Kemudian olesi dengan menggunakan kocokan putih telur.
Setelah itu di atasnya beri hiasan kayu manis bubuk agar tampilannya semakin cantik.
Siapkan oven atau pemanggang. Lalu panggang adonan tersebut dalam oven selama 10 menit dengan suhu mencapai 170 derajat celcius.
Terakhir apabila sudah matang, angkat kue tersebut dan letakan di atas meja agar panas dan uapnya pergi.
Sebelum disajikan dinginkan dahulu di dalam lemari es selama beberapa saat.
Meski sangat terkenal di Solo dan sekitarnya, tetapi sebenarnya serabi adalah makanan Sunda. Nama serabi atau surabi sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘besar’. Sejak tahun 1920-an, serabi menjadi jajanan pasar yang cukup terkenal.
Serabi yang masih tradisional umumnya disajikan dengan gula Jawa dan santan. Tetapi, sekarang banyak sekali yang mengembangkan serabi menjadi panganan aneka rasa. Serabi bisa dihidangkan dengan aneka pilihan topping seperti mayonais, ayam, daging, cokelat, dan lain-lain.
Serabi paling terkenal di Solo
Para penjual serabi paling terkenal di kota Solo sejak lama, misalnya serabi Notosuman yang berdiri sejak 1923. Penjualnya lebih dari satu, namun sama-sama berasal dari sebuah daerah di Solo bernama Notokusuman, tetapi disingkat penyebutannya menjadi Notosuman.
Di daerah ini, pembuatan serabi secara tradisional masih dipertahankan dan pengunjung dipersilakan untuk melihat prosesnya. Adonan akan dimasukkan ke dalam wajan, kemudian ditutup serta dimasak dengan arang selama beberapa menit saja.
Juga terdapat di beberapa daerah Pulau Sumatera
Serabi juga diketahui ada di beberapa tempat di Sumatera seperti SumateraBarat dan Sumatera Utara. Serabi yang paling diminati di Sumatera adalah serabi dengan topping durian. Selain itu, masyarakat Betawi juga diketahui akrab dengan jajanan yang satu ini.
Cara Membuat Jajanan Serabi
Bahan membuat kue serabi
200 grm tepung beras
150 grm kelapa parut (usahakan masih fress)
500 ml santan kelapa
50 ml air perasan daun suji, bila perlu silakan tambahkan sedikit pewarna
½ sdt garam halus
Bahan membuat kuah kinca
120 grm gula merah, sisir halus
100 ml santan kelapa kental
3 lembar daun pandan, potong jadi 2 bagian
½ sdt garam halus
20 grm gula pasir
Cara Membuat Kue Serabi Enak Dari Tepung Beras
Siapkan wadah besar, untuk mencampur tepung terigu, kelapa parut, dan sedikit garam, aduk bahan hingga tercampur
Tuangkan air santan ke dalam bahan adonan tadi secara perlahan, sambil adonan di aduk hingga sedikit cair
Tambahkan air perasan daun suji untuk menghasilkan warna adonan yang berwarna hijau, aduk lagi sampai rata
Nah, bila adonan sudah jadi silakan anda panaskan cetakan serabi yang sudah disiapkan
Kemudian tuangkan setiap 1 sendok sayur adonan, ke dalam cetakan tanah liat, lalu tutup
Bila sekiranya sudah matang, biasanya 3 menit, angkat kue serabi dan simpan dalam piring saji
Membuat kuah kinca
Untuk membuat kinca, kita rebus air santan kelapa dan daun pandan hingga sedikit mendidih
Kemudian tambahkan irisan gula merah, gula pasir dan sedikit garam
Aduk semua bahan kuah hingga larut dan mendidih
Angkat kuah santan lalu tuangkan dengan kue serabi yang sudah disiapkan
Kue serabi manis sederhana enak siap untuk disajikan.
Kue Wajik mungkin memang tidak terlalu terkenal dan dikenal oleh anak anak, tetapi sebenarnya kalau mereka sudah merasakan kelezatannya, pasti akan ketagihan. Seiring dengan perkembangan jaman, ada beberapa macam variasi resep kue tradisional ini, seperti resep wajik nangka, wajik hijau yang berasal dari ekstrakan daun pandan, resep wajik ketan hitam dan yang lainnya.
Walaupun cara bikin wajik cukup sederhana, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya hasil jadinya nanti sempurna dan enak. Sebaiknya gunakan buah kelapa dan jangan menggunakan santan instan yang banyak dijual di toko kelontong supaya hasilnya lebih enak dan legit. Seperti Resep Wajik Ketan yang lain, kali ini teman teman harus menggunakan dan memilih tepung beras ketan kualitas yang baik dan tidak berbau apek supaya hasilnya juga lezat dan enak. Karena resep kue wajik kali ini juga menggunakan santan yang direbus bersama dengan bahan bahan lain, jangan lupa tetap mengaduk santan supaya tidak pecah dan hasilnya sempurna.
Bahan bahan Resep Wajik Ketan Manis Gula Merah
Seperti namanya, kue wajik membutuhkan bahan utama berupa 500 gram beras ketan kualitas bagus yang utuh dan tidak patah patah. Gunakan beras ketan yang masih bagus dan tidak bau apek.
Buah kelapa ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 1 buah. Parut daging kelapanya dan peras buat santan kurang lebih sebanyak 700 gram.
Gula pasir putih kurang lebih sebanyak 90-105 gram saja. Bisa juga menggunakan gula yang berwarna agak kekuningan asalkan bersih dari kotoran.
Gula merah jawa kualitas bagus kurang lebih sebanyak 200 gram untuk memberikan aroma dan rasa manis alami di kue wajik ketannya. Potong menyamping atau sisir sisir gulanya sampai halus supaya mudah saat proses membuat wajik nya nanti. Komposisi gula merah jawa bisa ditambahkan kalau suka manis dan ingin membuat wajik dengan warna lebih coklat tua.
Daun pandan segar ukuran sedang besar kurang lebih sebnayak 4 lembar saja untuk menambah aroma. Jangan lupa cuci bersih terlebih dahulu sebelum digunakan.
Minyak goreng baru secukupnya untuk mengolesi loyang yang akan digunakan dan pisau untuk memotong supaya tidak lengket.
Daun pisang segar secukupnya. Cuci terlebih dahulu lalu keringkan sebelum dipakai untuk alas loyangnya.
Cara Membuat Wajik Ketan Enak Sederhana
Langkah pertama adalah cuci beras ketan yang sudah dipersiapkan
sampai benar benar bersih. Cara mencucinya seperti mencuci beras untuk
memasak nasi pada umumnya.
Siapkan kukusan dengan api sedang dan beri air secukupnya. Masukkan
beras ketan yang sudah dicuci diatas kedalamnya dan kukus sampai
setengah matang atau kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 22-30 menit
lalu angkat dari kompor (tergantung banyaknya beras yang dipakai,
dandang kukusan, api kompor dan air yang digunakan). Sesekali percikan
air di atas beras ketan supaya tidak kering dan kelembabannya terjaga.
Ambil panci buat rebusan yang ukurannya agak besar dan hidupkan dengan api sedang.
Masukkan santan yang sudah dipersiapkan diatas dan gula pasir nya. Aduk aduk sampai gula pasir larut sempurna.
Masukkan gula jawa yang sudah disisir halus lalu aduk aduk lagi sampai gula merah larut.
Karena biasanya gula merah itu mengeluarkan kotoran, setelah gula
merah larut maka angkat dulu lalu saring sampai bersih. Baru kemudian
direbus lagi dengan api sedang.
Masukkan daun pandan yang sudah dicuci bersih sebelumnya. Sebaiknya
daun pandan dibuat simpul atau diikat terlebih dahulu supaya mudah
dimasukkan ke dalam panci. Aduk aduk kembali sampai campuran santan
dengan bahan lainnya ini kelihatan berminyak dan kental.
Ambil beras ketan yang sudah dikukus tadi dan tuang sedikit demi sedikit ke dalam adonan santan diatas.
Tetap diaduk aduk supaya beras ketan dan bahan lainnya tercampur
sempurna dan larutannya kelihatan berkurang dan beras ketannya matang.
Siapkan loyang atau wadah cetakan plastik lainnya juga boleh.
Ambil daun pisang yang sudah dibersihkan terlebih dahulu dan tarus
sebagai alas di cetakannya. Beri dan lapisi dengan sedikit minyak supaya
tidak lengket. Tuang adonan kue wajik yang sudah matang diatas ke
dalamnya lalu ratakan.
Kue putu memang jadi makanan tradisional dari Jawa yang tak ada matinya. Teksturnya yang empuk dan bagian dalamnya yang manis pasti membuatmu ketagihan.
Bahan-bahan
400 gram tepung beras
150 gram kelapa parut (pilih kelapa yang tak terlalu tua atau terlalu muda)
150 gram gula merah (sisir halus)
Air (secukupnya)
Garam (secukupnya, 1 sdt)
1 lembar daun pandan
Cetakan bambu (diameternya 3 sampai 5 cm)
Daun pisang (secukupnya)
Cara membuat
Didihkan
air di dalam panci. Masukkan garam dan daun pandan lalu aduk sebentar.
Aduk-aduk hingga garam larut dan aroma daun pandan wangi. Rebus hingga
airnya hangat lalu matikan api.
Siapkan wadah lain untuk
mengaduk adonan. Tuang tepung beras di dalamnya. Tuang sedikit demi
sedikit air yang telah dihangatkan sebelumnya. Sambil menuang air, aduk
adonan hingga tepung membentuk butiran-butiran halus.
Jika
adonan sudah jadi butiran halus, masukkan adonan ke dalam cetakan bambu.
Masukkan hingga cetakan terisi setengahnya. Selanjutnya, masukkan pula
gula merah yang telah disisir halus. Tutup atasnya dengan sedikit adonan
lagi.
Selanjutnya, siapkan dandang untuk mengukus kue putu.
Kukus selama 10 menit. Sambil menunggu kue putu matang, siapkan loyang
atau piring yang telah dilapisi dengan daun pisang.
Angkat kue
putu yang telah matang lalu sajikan. Jangan lupa untuk menaburi kue putu
dengan parutan kelapa. Segera nikmati selagi hangat dengan secangkir
kopi atau teh.
Kue lumpur merupakan salah satu jajanan pasar yang cukup banyak disukai. Teksturnya lembut dengan rasa manis tak berlebihan. Selain rasa original, ada juga variasi kue lumpur bercitarasa unik seperti talas.
Dalam deretan kue basah yang dijajakan penjual kue, selalu tampak kue berbentuk bulat pipih. Warnanya putih kekuningan dengan selipan kismis di bagian tengah.
Tak jelas dari mana munculnya nama kue lumpur. Ada yang mengatakan karena adonan agak lembek dan lembut seperti lumpur. Meski begitu, tak ada saus gelap yang membuat kue mirip lumpur.
Kue lumpur memiliki citarasa manis gurih karena adanya pemakaian santan. Saat digigit, kue ini lembut creamy membelai lidah.
Adonan kue lumpur umumnya terbuat dari santan, margarin, terigu, gula, telur, vanili dan baking powder. Setelah diaduk rata, adonan dituang dalam cetakan yang hampir mirip cara bikang. Kemudian kue lumpur dimasak hingga matang. Agar makin kaya rasa, kue lumpur bisa diberi topping sesuai selera.
Saat ini kue lumpur tak hanya tersedia dalam rasa asli. Ada juga varian menarik, baik sebagai campuran adonan atau topping. Selain kismis dan kelapa muda, topping pisang, kenari hingga almond bisa ditambahkan pada kue lumpur.
Kue lumpur memang termasuk penganan yang mudah dimodifikasi. Akan tetapi variasinya tak berlebihan dan masih wajar.
Di sana ada kue lumpur berukuran tak terlalu besar yang dibuat dengan cetakan antilengket. Adonan kue lumpur diberi campuran rasa talas, pandan, labu kuning, atau nangka. Warnanya jadi hijau, ungu dan kuning. Toppingnya sederhana saja seperti santan dan kismis. Uniknya tempat ini justru tak menjual kue lumpur rasa original.
Meski terdapat tambahan rasa lain, namun tak begitu mengubah ciri khas rasa kue lumpur. Tetap lembut dan legit. Bedanya, aroma kue jadi lebih harum.
Onde-onde adalah makanan tradisional yang bentuknya bulat dimana di bagian luarnya terasa kenyal dan di dalamnya terdapat campuran kacang hijau dan gula merah. Makanan satu ini merupakan makanan tradisional yang terkenal di Indonesia dan biasanya banyak kita jumpai di pasar tradisional. Salah satunya adalah di Mojokerto, Jawa Timur yang menjadikan Onde-onde ini sebagai makanan tradisional dan oleh – oleh khas di sana.
Asal Usul Onde-onde Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, Onde-onde ini awalnya berasal dari Negeri Tiongkok. Kemudian dibawa ke Indonesia pada masa Kerajaan Majapahit oleh laksamana dari Negeri Tiongkok yang berkunjung ke Kerajaan Majapahit. Hingga akhirnya makanan ini sering disajikan sebagai menu kue di istana dan mulai berkembang dimasyarakat majapahit pada saat itu.
Pada awalnya Onde-onde yang dibawa dari Negeri Tiongkok itu berbeda dengan Onde-onde yang ada di Indonesia saat ini. Awalnya Onde-onde ini hanya berisi pasta gula merah saja dan rasanya manis. Namun di Indonesia sendiri Onde-onde ini kemudian dimodifikasi dengan penambahan kacang hijau sehingga memiliki rasa yang sedikit gurih dan cocok dengan lidah orang Indonesia.
Pengolahan Onde-onde Onde-onde ini terbuat dari campuran kacang hijau dan gula merah dan dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung ketan dan taburan wijen. Dalam proses pengolahannya, pertama kacang hijau dikukus dan dihaluskan. Lalu dimasak dan dicampur dengan campuran gula hingga adonan rata dan dapat di bentuk bulat. Kemudian dibungkus dengan kulit yang terbuat dari campuran tepung ketan dan dilumuri dengan wijen. Setelah itu kemudian digoreng dalam minyak yang banyak dengan api sedang hingga matang dan berwarna kecoklatan.
Berikut Resep Membuat Onde-Onde
Bahan
500 gram tepung beras ketan
250 gram gula pasir
75 gram tepung beras
150 ml air hangat
Garam (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
200 gram wijen
Minyak goreng (secukupnya)
Bahan Untuk Isian
250 gram kacang hijau kupas
100 gram gula pasir
Garam (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)
Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)
Cara Membuat Isian
Rendam kacang hijau yang telah dikupas selama 4 sampai 5 jam setelah itu cuci bersih dan bilas.
Kukus kacang hijau sampai empuk lalu tumbuk atau haluskan hingga halus.
Campur kacang hijau halus bersama gula, garam dan vanili sampai semua bahan menyatu. Uleni dan bulatkan kecil-kecil untuk dijadikan isi onde-onde.
Cara Membuat Onde-Onde
Campur tepung beras ketan, tepung beras, garam, gula dan vanili jadi satu lalu uleni hingga adonan kalis.
Ambil adonan secukupnya lalu pipihkan dan buat cekungan untuk tempat isian.
Bulatkan adonan dan pastikan onde-onde terbentuk sempurna.
Setelah onde-onde jadi, celupkan onde-onde ke dalam air dingin lalu gulingkan onde-onde ke atas wijen yang telah diletakkan di piring sampai rata.
Panaskan minyak dan segera goreng onde-onde hingga warnanya menjadi kuning kecokelatan dan kulit bagian luar kering.
Angkat onde-onde setelah matang lalu sajikan pada keluarga tercinta selagi masih hangat.